SUMILAH

Diposting oleh wapenk pada 19:19, 30-Jul-12 • Komentar (18)


Di desaku yang terkenal Guyub Rukunnya ini, ada seorang Pak Tua yang masyhur akan kesederhanaan nya, ia tinggal sendirian saja, entah dari kecil aku memang sudah tak menjumpai istrinya tapi kalau anak-cucunya tinggal di Kota , yah aku tau karena kadang anaknya setiap dua minggu sekali datang dan membawa sesuatu yang entahlah macam-macam barang yang jarang kumiliki , kata orang anak satu-satunya itu cukup sukses hidup di Kota, bukan apa sebenarnya sudah sering siMbah diajak pindah tapi setiap rayuan slalu ia tepis dengan senyum ramahnya

Seperti pada umumnya di Desa-desa hobi siMbah adalah berkebun dari pagi hingga menjelang beduk Dzuhur usai itu ia gunakan untuk merawat bunga-bunga yang berjejer rapi disekitar rumahnya

Ia adalah Mbah Sumilah , semua penduduk sini mengenalnya , yah tak heran Mbah Sumilah memang lugas, murah senyum, sederhana dan ramah pada siapa saja. Tapi sangat jarang orang yang mengetahui nama asli siMbah , nama “Sumilah” hanyalah laqob ( panggilan ) karena seringnya siMbah menyisipkan kata “Sumilah” disetiap tuturnya . nama aslinya Mbah Darijo , akupun megerti belum cukup lama diberitahu oleh Bapakku , kata Mbah Darijo “Sumilah” itu “dengan menyebut Asma Alloh” yah karena Mbah Darijo orang desa yang memang berstempel tulen kami semua memaklumi itu , yang dimaksut siMbah mungkin “Bismillah” kalau bahasa Arab Fasihnya
***

Suatu hari sahabat kuliah ku dari kota datang kerumah , seorang Ustadz muda yang cukup terkenal di Kotanya , ia jauh-jauh datang kemari karena bakal istrinya tinggal satu Desa denganku . “ta’arrufan” katanya

Seiingatku terakhir kami bertemu Dua Tahun silam sewaktu kami masih satu kampus, yah memang rindu dua Tahun menjadi sekat, hanya melalui sms atau telepon saja kami saling tukar kabar , Namanya Deni, dulu ia dijuluki “si Karang” karena sifat Amar Ma’ru Nahi Munkarnya yang begitu keras , aku pun tak hanya satu-dua kali ia tegur, teman-teman, orang satu kampus, bahkan kepada Dosen pun ia tak segan
“Pak kalau minum itu mbok ya pakai tangan kanan trus jangan sambil berdiri gitu toh” ucapnya beberapa tahun lalu saat menerapkan “Karang”nya.

"wah enak ya disini... sejuk " kata deni
" y msti ... lha wong Dara Manismu ada disini ''
'' ha ha ha.... tau aja, tapi ia deh kayaknya bakalan betah aku tinggal disini ''
'' husshh... kalem bro, kan belum resmi , katamu duli gak ilok.... piye toh ''
'' eh iya dink hehe ''
'' nanti Sholat Jum'at dsini ya Den... Sekalian caper lah ama Masyarakatnya ''
'' ia mungkin, lagian kalau pulang sekarang nanggung euy .... ''

Tak terasa kami ngobrol ngalor-ngidul dan entah dari mana awalnya aku pun tiba-tiba bercerita tentang Mbah Sumilah itu, entah ada angin jenis apa tiba-tiba Deni penasaran dan mendadak ia penasaran, aku pun juga tak tau mengapa ia menggebu ingin bertemu Sumilah
'' ia ia... nanti saja InsyaAlloh kita ketemu abis jum'atan ''

***

Usai jama’ah yang diwajibkan bagi kaum Adam itu aku dan Deni duduk diteras masjid sambil menatap bukit hijau yang ditumbuhi tanaman Teh . seperti niatan awal kami sengaja tidak langsung pulang karena menunggu Mbah Sumilah dan Alhamdulillah tak berselang lama yang ditunggu muncul juga .
Kami pun berbincang-bincang cukup lama karena siMbah sendiri orangnya juga tak sedikit ceritanya tentu pendengar pun tak bosan-bosan apalagi setiap tutur slalu disertai senyum dan “Sumilah”nya
Namun mendadak keningku mengkerut ketika Deni bicara

" mbah... "sumilah" itu apa sih??? Kok daritadi "sumilah-sumilah" terus?? "
" sumilah........, hehe "sumilah" itu maksutnya dengan menyebut Asma Alloh... "
" loh kok Sumilah????? Yang bener itu Bismillah mbaaah.... Bismillah "
Mbah Sumilah hanya diam saja sambil tersenyum arif penuh makna
" udah mbah gak usah malu-malu, ayo saya bantu melafadzkan yang benar '' kejar Deni
Aku pun tambah kikuk mendengarkan kata-kata Deni yang begitu menggurui , ah ternyata sifat “karang”nya masih ada didalam dada dan kata
" tirukan saya ya mbaah... mudah kok, Bismillahir-rohmanir-rohiim... ayo mbah ndak usah malu akan sesuatu yang benar"
" sumilahir-rokhemanir-rokhiim "
BLASSSSS...!!! Tiba-tiba Deni yang semula duduk tepat dihadapan Mbah Sumilah langsung terpental jauh.

***

Berhari-hari Deni di Rumah Sakit tapi masih belum juga siuman , para Ahli pun dibuat kelabakan dengan penyakit yang entah mereka pun tak tau , aku hanya bisa linglung ngalor-ngidul sambil hati membatin “mungkin ini yang bisa menyembuhkan ya Mbah Sumilah itu”
PLEKKKK...!!! Loh ternyata orang yang aku batin ada dibelakangku, kami pun langsung mnuju ke ruangan Deni,
Simbah pun meletakkan telapak tangannya sembari melafadzkan ''Sumilaaah...'' Deni langsung sadar seperti orang biasa, melihat sesorang yang membuatnya berada tak sadarkan diri berhari-hari Deni pun langsung mengangkat tubuhnya dan menangis dipangkuan Mbah Sumilah.
aku hanya tersenyum sambil bilang kesuster yang geleng-geleng mlongo berada disampingku
" itulah kekuatan Hati ''

===============
Wapenk kediri

Saat Kamu Diam

Diposting oleh wapenk pada 18:32, 28-Jul-12 • Komentar (5)
ThumbnailSaat kamu diam Fikiran Saya selalu melayang lebih cepat dari biasanya, hati berdetak sekencang mungkin untuk membangunkan suara hati yang tertidur . Saya merasa sedang digurun pasir menjadi wasit saat Perang Salib , jika saya tak adil maka kedua kubu akan menggorok saya secara bergantian. Saat kamu diam Saya sering bertanya pada teman tentang jurang yang paling dalam , tentang gedung yang tertinggi... [Baca selengkapnya]

Sajak Buat Istri Yang Buta Dari Suami Yang Tuli

Diposting oleh wapenk pada 23:18, 25-Jul-12 • Komentar (5)
Thumbnailmaksud sajak ini sungguh sederhana. hanya ingin memberitahumu bahwa baju yang kita kenakan saat duduk di pelaminan warnanya hijau daun pisang muda, tetapi yang membungkus kue-kue pengantin adalah daun pisang tua. memang keduanya hijau, tetapi hijau yang berbeda, sayang. di kepalamu ada bando berhias bunga, kau merasakannya tetapi mungkin tidak tahu bunga-bunga itu adalah melati putih. sementara di kepalaku bertengger sepasang burung merpati,... [Baca selengkapnya]

kumpulan status koplak dikit

Diposting oleh wapenk pada 20:03, 23-Jul-12 • Komentar (13)
ThumbnailLangsung aja ya gan.... Nh dari pelbagai sumber Cowok fanatik alim itu kl ketemu boyben, langsung negor, "Antum sekalian, bertaubatlah. Segeralah pakai jilbab.." Beb jemput aku ya |beb jemput aku ya | loh kok malah niru?,| loh kok malah niru?, | kita putus yuk ? | aku kesitu skrg ! | -_- Guru TK: Anak2, lg main apa?| Pengantin-pengantinan, bu..| Oo.. Mana pengantinnya?... [Baca selengkapnya]